Trump Ultimatum Iran untuk Buka Selat Hormuz dalam Waktu 48 Jam!

D

Deli Hermanto

05 April 2026 328 Dilihat

Bagikan:
Trump Ultimatum Iran untuk Buka Selat Hormuz dalam Waktu 48 Jam!

Presiden Donald Trump kembali melontarkan ancaman keras kepada Iran dengan memberikan tenggat waktu 48 jam untuk mencapai kesepakatan atau membuka akses di Selat Hormuz. Ancaman tersebut disampaikan melalui unggahan singkat di media sosial pada Sabtu, di tengah meningkatnya ketegangan militer antara kedua negara.

Dalam pernyataannya, Trump mengingatkan kembali ultimatum sebelumnya yang ia keluarkan pada 26 Maret, yakni batas waktu 10 hari bagi Iran untuk membuka jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz. Tenggat waktu tersebut dijadwalkan berakhir pada Senin mendatang. “Waktu hampir habis – 48 jam sebelum neraka akan terjadi,” tulis Trump, menegaskan eskalasi retorika terhadap Teheran.

Namun, pernyataan tersebut tidak menyinggung insiden terbaru terkait jatuhnya pesawat tempur Amerika Serikat. Sebelumnya, sebuah jet tempur F-15 dilaporkan jatuh di wilayah Iran, dengan seorang pilot AS diduga berhasil melontarkan diri. Pihak Iran mengklaim bertanggung jawab atas penembakan tersebut, yang disebut sebagai insiden pertama sejak serangan militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari lalu.

Selain itu, pada Jumat, Iran juga mengaku telah menembak jatuh pesawat serang A-10 Warthog di dekat Selat Hormuz. Klaim ini memicu keraguan atas pernyataan sebelumnya dari Trump yang menyebut bahwa Amerika Serikat telah menguasai wilayah udara Iran.

Menanggapi ancaman terbaru dari Washington, Komando Pusat Militer Iran melalui Markas Khatam al-Anbiya mengeluarkan pernyataan keras. Jenderal Ali Abdollahi Aliabadi menyebut pernyataan Trump sebagai tindakan “putus asa, gugup, tidak seimbang, dan bodoh”. Ia juga memperingatkan bahwa pesan tersebut justru dapat berbalik menjadi ancaman bagi Amerika Serikat sendiri.

Ketegangan antara kedua negara terus meningkat sejak pecahnya konflik pada akhir Februari, dengan serangkaian serangan balasan yang melibatkan target militer dan infrastruktur strategis di kawasan Timur Tengah. Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital distribusi energi global, kini kembali menjadi titik krusial dalam dinamika konflik tersebut. *

Sumber : Al Jazeera | Weblink : https://www.aljazeera.com/news/2026/4/4/trump-says-iran-has-48-hours-to-make-deal-as-search-for-us-pilot-continues

Komentar

Belum ada komentar.